kondisi samarinda saat ini




Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul PARADE FOTO: 10 Potret Udara Banjir yang Melumpuhkan Kota Samarinda, Senin 10 Juni 2019, https://kaltim.tribunnews.com/2019/06/10/parade-foto-10-potret-udara-banjir-yang-melumpuhkan-kota-samarinda-senin-10-juni-2019.

Editor: Syaiful Syafar


SAMARINDA KEMBALI BERDUKA

BANJIR SEKARANG MENANTANG JIWA RAGA KITA
BUKAN KALENG KALENG BANJIR NYA


Saya seorang mahasiswa yang  akan mengomentari permasalahan ini!  kenapa terjadi “BANJIR” ?????  SO,banjir ini tidak bisa kita pungkuri bahwa dia bisa  saja datang kapan saja,dan ini bisa datang saat kita tertidur maupun dalam keadaan kerja akan tetapi hampir dikatakan banjir ini datag nya sekali seminggu  akan tetapi saat ini semua masyarakat SAMARINDA BERDUKA  karna banjir sekarang agak menganas..........


Sebelum kita mengomentari nih  banjir!.  mari kita lihat sejak kapan?. nih banjir melanda samarinda. dan apakah mulai surut?. ternyata banjir semakin naik guys,....hehehe
Banjir ini terjadi saat Hari sabtu kemaren tanggal (8/6). sampai  sekarang hari  sabtu lagi, (15/6). belum juga surut bahkan hari ini masih hujan  lagi!.  sabar aja ya guys seperti nya,. pemerintahan nya bilang pakai pawang aja,. wkwkk.....
Dan tempat yang sudah di pantau banjir seperti,  Simpang Mall Lembuswana, Jalan Hasan Basri,DR Soetomo, Jalan A Yani, Jalan PM Noor, Perumahan Griya Mukti,dan Bengkuring.
Hasil gambar untuk banjir samarinda
Mall Lembuswanna
Mahasiswa membahas.........
Aku sebagai mahasiswa perantau dari kota sebrang pulau yang bertujuan untuk melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan. dan sekarang sudah semester 6.  dan hampir 3 tahun di kota Samarinda ini. dan selama saya disini permasalahan yang terjadi yaitu banjir. so,hampir permasalahan ini di kaitkan dengan pemerintahan yang kurang bagus. motivasi bapak RIDWAN KAMIL “Hormati kerja mereka dengan tidak membuang sampah kesaluran. Jangan giliran banjir selalu menyalahkan pemerintah  (kata dia..) saya sebagai orang berpendidikan tentu tidak akan menyalahkan orang begitu saja karna boleh jadi bahwa yang terjadi akibat kita sendiri karna kita tidak membuang sampah pada tempatnya dan boleh jadi kapasitas air terlalu besar  dan kemudian sulit untuk di serap oleh lapisan horizon tanah ( boleh jadi seperti ini).
Dan banjir disamarinda sekarang belum bisa di pecahkan permasalahannya dan hampir setiap kita pengen menciptakan sebuah ilmu baru bagaimana samarinda ini terbebas dari banjir dan akan tetapi cuman sekedar berdoa dan bersabar karna musibah ini bisa saja kapan  terjadinya sebagai orang beragama islam pasti sudah tahu bahwa allah menguji hambanya untuk mengetahui kapasitas keimanan  dalam dirinya baik ujian itu berupa musibah yang besar maupun kecil
So, Samarinda saat ini ibaratnya menangis diatas kegalauan karna di kaltim masyarakat di resahkan dengan permasalahan tambang batu bara atau karna air mahakam pengen melihat daerah kota yang sangat cantik ini atau bahkan  ikan air sungai karang mumus berharap bisa jalan’’ meyelusuri daerah kota hehehe
Hasil gambar untuk banjir samarinda
Suasana kawasan Simpang Lembuswana, Samarinda, yang dipenuhi banjir, Senin (10/6/2019). Banjir menutup akses jalan sehingga kendaraan roda dua dan mobil non double gardan tidak bisa melintas di kawasan yang merupakan penghubung ke beberapa wilayah di Kota Samarinda. 
Saya sebagai mahasiswa jauh dari kota samarinda tentu akan balik ke kampung alaman atau melanjutkan ke jenjang pernikahan itu boleh jadi sama orang samarinda atau sama orang kampung saya tak tahu..tapi saya berharap semoga samarinda ini kembali aman dan permasalahan banjir bisa diselesaikan dengan hal yang baik sehingga tidak merugikan banyak mayarakat


Kata seorang penulis  cindy pricilia

Apa yang paling kamu suka?.hujan.Mengapa hujan ?.karena hujan turun tanpa peduli omongan orang.ketika hujan turun,ada orang yang mencaci makinya karena menganggu harinya,atau membuat cucianya ngak kering, atau bisa juga karena orang itu takut banjir didaerah rumahnya. Tapi,hujan akan tetap turun karena ia tahu selalu ada orang yang mengingat kan kehadirannya. Entah karena bosa dengan musim kemarau berkepanjangan,atau ingin melihat pelangi sesudahnya. Jadi, aku ingin jadi seperti hujan,tanpa peduli orang tidak suka dengan ku. Aku , terus hidup dan berkarya.aku tahu akan selalu ada orang yang menyayangiku.   

Semoga kita menghormati sesama kita semoga tidak saling menyalahkan
Semoga bermamfaat buat kita semua

DONT FORGET COMEN AN SHARE YA......





Komentar

  1. Keren dan mantul ...lagi dalam mencoba pleasa kasih saran dan pesan ya
    .

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

kec kelay kampung merabu